Hewan Buas Hutan Harimau

Hewan Buas Hutan Harimau

Ada banyak sekali macam hewan liar dan berbahaya yang bisa membahayakan keselamatan manusia, salah satunya yaitu hewan buas hutan harimau. Spesies ini masuk kedalam kategori kucing, namun memiliki kedudukan paling tinggi & terkuat dari jenis lainnya.

Keluarga Felidae (kucing) ini di Indonesia paling banyak adalah pada hutan Sumatera & Kalimantan. Setelah Citah, harimau adalah pelari tercepat ke-2 dan bentuk tubuhnya bahkan lebih besar dari Singa. Makanan jenis daging utama yang biasa di buru oleh kaum harimau didalam hutan adalah seperti:

Kerbau, Kijang, Rusa, Kancil, Sambar, Tapir, Babi, Beruk, Beruang Madu, Trenggeling & Monyet. Hewan yang ada di pohon & Sungai juga bisa menjadi mangsa bagi Hariamu. Karena mereka memiliki kemampuan dalam memanjat & berenang, namun tetap saja keunggulan mereka adalah didarat yaitu berlari cepat.

Reproduksi Hewan Buas Hutan Harimau

Hewan Buas Hutan Harimau

Perkembangan dari hewan buas Harimau cukup lambat, untuk 1 ekor betina hanya bisa memproduksi 2 – 6 anak harimau saja. Yang di kandung selama 103 – 110 hari, pada usia 10 hari barulah mata anak harimau ini bisa terbuka. Selama 5 – 6 bulan anak harimau bertahan dari air susu induk mereka.

Bagi sebagian orang Sumatera mempercayai kalau hewan ini memiliki kemampuan untuk membawa keberuntungan. Apalagi mereka yang suka bermain judi slot terbaru pada situs slot online terpercaya. Maka keberuntungan mereka untuk menang dipercaya akan semakin besar jika memiliki peliharaan harimau.

Pada usia yang ke-18 bulan barulah mereka bisa berburu makanan sendiri. Setelah berusia 2 tahun, harimau akan meninggalkan induknya dan berdiri untuk bertahan dan melanjutkan hidup. Perkiraan usia harimau yang hidup di hutan bisa mencapai 20 tahun. Untuk betina bisa berproduksi melahirkan sebanyak 5 – 10 kali.

Perkembangan pertumbuhan dari Harimau sendiri di Indonesia tidak terlalu baik. Bahkan hewan buas ini terancam punah, karena populasi mereka bisa di hitung. Dibanding dari jaman dahulu Indonesia pernah menjadi wadah berkembangnya harimau terbesar. Namun pemburu liar banyak menangkap dan menggunakan mereka untuk kepentingan uang.

Sekarang ini kalau anda ingin melihat beberapa harimau mungkin bisa pergi ke kebun binatang. Namun tidak semua kebun binatang mempunyai harimau, karena tidak sembarangan bisa mempunyai binatang lanka ini. Mungkin hanya ada pada beberapa kebun binatang terbesar di tanah air saja.