Jenis Laba-Laba Beracun Paling Mematikan di Dunia

Jenis Laba-Laba Beracun Paling Mematikan di Dunia

Ada sekitar 43.000 jenis laba-laba yang terdaftar dan diketahui oleh para ilmuan & peneliti di seluruh dunia. Namun dari semua jenis laba-laba ini sedikit diantaranya merupakan macam serangga mematikan.

Jenis Laba-Laba Beracun Paling Mematikan di Dunia

Kebanyakan laba-laba beracun hidup di hutan tropis Australia, bahkan racun yang dimiliki mampu membunuh lawan mereka. Sehingga ketika kamu ingin mengunjungi hutan, maka sebaiknya berhati-hati dengan beberapa jenis laba-laba seperti dibawah ini:

5 Jenis Laba-laba Paling Berbisa di Dunia

Jenis Laba-laba Paling Berbisa di Dunia

  • Black Widow Spider

Jenis laba-laba yang pertama adalah Black Widow Spider, paling terkenal karena bisa racun yang dimiliki bisa membunuh 7 orang sekaligus. Kandungan racun Black Widow Spider gigitannya memiliki kekuatan 15 kali lebih beracun daripada ular derik.

  • Yellow Sac Spider

Ukurannya memang kecil, hanya sekitar 5 sampai 10 mm dan tampilan dari laba-laba ini tidak terlalu mengerikan. Sekilas melihatnya, mungkin Anda akan berpikir kalau laba-laba ini tidak beracun. Penyebaran laba-laba Yellow Sac berasal dari wilayah Australia sampai Kanada. Racun yang dimiliki Yellow Sac dikenal dengan sebutan cytotoxin. Cytotoxin ini memberikan efek sakit yang sangat disertai dengan pembengkakan pada bagian yang digigit oleh Yellow Sac.

  • Hobo Spider

Spider pertama yang mematikan dikenal sebagai laba-laba paling agresif yang bernama Hobo Spider. Hewan bernama latin Eratigena agrestis memiliki gigitan dan racun yang tidak hanya membahayakan nyawa namun menyakitkan. Dikatakan paling agresif karena saat merasa terganggu hewan ini tanpa kompromi akan menyerang walaupun musuhnya berukuran besar, misalnya manusia.

Rekomendasi Artikel Serupa Lainnya: Fakta Paus Biru

  • Tarantula Australia

Dengan bingkai besar, taring tajam, dan kaki yang panjang dan berbulu, tarantula Australia jelas merupakan pemandangan yang patut diperhitungkan. Namun, mereka tidak menimbulkan ancaman yang begitu parah pada manusia; gigitan mereka diketahui menyakitkan tetapi tidak mungkin menyebabkan efek mematikan.

  • Phoneutria Fera

Laba-laba dengan bisa berbahaya ini dapat membuat manusia yang terkena gigitannya kehilangan nyawa hanya dalam hitungan satu jam saja. Namun anda tak perlu khawatir. Pasalnya, Phoneutria Fera jarang dijumpai di Indonesia. Rata-rata hidupnya di wilayah Afrika dan Australia.